Rabu, 19 Oktober 2011

…aku TAK PERNAH membencimu…

…dan sebelum pandanganmu bergeser pada baris selanjutnya, tolong sediakan ruang maaf yang lapang untukku jika dengan sengaja catatan ini akan menyinggung perasaanmu, karena kali ini bukan kata-kata manis dan indah yang kutulis untukmu…namun sedikit pedas dan tegas hanya karena aku peduli padamu…

Salam dariku, semoga kasih sayang Allah menyertaimu sepanjang siang dan malam, amin…
Aku tak pernah membencimu tapi jujur ku akui AKU BENCI dengan kebiasaanmu, karena engkau menikmati rokok yang kau tahu bisa membunuhmu…setiap hisapan yang begitu khusyuk kau nikmati pada akhirnya akan menghancurkan masa depanmu…

Aku takkan memaparkan padamu akan fakta-fakta mengenai bahaya merokok karena ku tahu kau sudah muak dengan semua fakta-fakta itu, bahkan kau sengaja pura-pura buta ketika melihat tulisan mengenai bahaya merokok dan pura2 tuli ketika mendengar orang mengatakan betapa bahayanya rokok bagi kesehatan tapi aku ingin bilang AKU KASIHAN PADAMU karena kau telah DIPERBUDAK…

Kawan, hilang kemana kasih sayang mu pada istri, anak2, saudara, dan orang-orang yang menyayangimu, sehingga kau bisa dengan santainya perlahan tapi pasti meracuni mereka.  Setiap kau menikmati batang demi batang rokok di dekat mereka  pada saat yang sama mereka juga ikut menikmati racun dari asap rokok yang begitu kau cintai…bukankah kau tau betapa berbahayanya asap rokok mu itu bagi mereka atau memang batang-batang beracun  itu yang lebih kau sayangi???

Entahlah, aku tak tahu hilang kemana sosok dirimu yang baik dan santun itu, karena kudapati dirimu tampak begitu angkuh dan sombong ketika sedang sibuk menikmati racun itu…

Kawan, sayangilah keluargamu dan orang-orang yang menyayangimu…jika kau mungkin lupa betapa berbahayanya kebiasaan merokokmu itu bagi mereka…setidaknya ingatlah untuk menyayangi nyawamu…hidupmu adalah amanah dari Allah jadi jagalah apa yang Allah titipkan padamu…

dirimu adalah milik Allah, suatu saat Allah ingin kau kembali dan bukankah sekarang kita memang sedang berjalan untuk “pulang”… jadi hiduplah dengan baik agar ketika Allah memintamu untuk kembali kau bisa “pulang” dalam keadaan terbaik…bukan pulang dengan akhir yang memilukan karena terlebih dahulu harus terkapar tak berdaya di rumah sakit hanya karena rokok yang kau cintai itu…

aku tahu bukan mudah untuk berhenti merokok tapi kau BISA berhenti jika kau MAU dan TERUS BERUSAHA…

Bagi para istri, kekasih, anak, saudara, dan yang lainnya…jika suamimu, kekasihmu, ayahmu, saudaramu, atau orang yang kau sayangi adalah perokok… jangan bosan untuk mengingatkan dan membantunya berhenti merokok, jika mereka marah karena teguranmu…dengarkan saja amarahnya…maafkan kata2 nya dan besok ingatkan dia lagi, jika dia memarahimu lagi…maafkan lagi J
Biarkan dia bosan dengan teguranmu tapi kau jangan ikut bosan untuk membantunya berhenti merokok...

Syaikh Abdullah bin Muhammad rahimahullah berkata “…dan jika ada orang mengatakan, rokok itu tidak haram, juga tidak halal, maka dia adalah orang bodoh yang tidak mengerti apa yang dikatakannya…

…jangan lupa berikan ruang maaf yang luas untuk ku jika ada kata yang tak berkenan dari catatan ini…aku mungkin bukan siapa2 bagimu, hanya seorang teman dan bisa jadi kita tak saling kenal…siapapun aku bagimu itu bukan hal penting bagiku…ini ku tulis hanya karena aku peduli padamu, aku peduli pada orang-orang yang menyayangimu dan peduli pada orang yang ada didekatmu ketika kau sedang merokok, agar mereka  tak teracuni lagi…

Semoga hanya kebaikan bagimu, amin

Hari ini, di pinggiran kota kami…17 March 2011, 11:35

My best regards to you

Scarlet Khansa Alzema

Tidak ada komentar:

Posting Komentar