Ku goreskan tinta sekedar tuk ungkapkan rasa…
sebuah keinginan sederhana dari wanita biasa yang bermimpi menjadi bidadari surga…
semua bermula saat ku sadar cantik ku pasti kan membiasa lalu sirna…dan pesona ku bukan segalanya…
Pada suatu ketika pernah ku baca Imam Ghazali berkata:
“Pilihlah istri yang cantik agar kamu tidak bosan”
tapi tentang pesona jiwa itu Baginda Nabi bersabda, “Tapi pilihlah calon istri yang taat beragama niscaya kamu pasti beruntung.”
Aku wanita yang tengah mendamba entah pastinya…jauh disana…pemuda shalih yang tampan, dewasa, bijaksana, nan menawan…
Perempuan-perempuan jahat untuk laki-laki jahat, laki-laki jahat untuk perempuan-perempuan jahat pula, perempuan-perempuan baik untuk laki-laki baik, laki-laki baik, untuk perempuan baik-baik pula. Mereka itu (orang-orang baik) terlepas dari tuduhan yang mereka katakan, untuk mereka itu ampunan dan rezeki yang mulia” (QS. An-Nur: 26)
Dan akupun berkaca…siapakah aku ini Wahai Allah !!?? pantaskah aku temani langkahnya??!!
“Dan di antara kebahagiaan adalah wanita shalehah, jika engkau memandangnya maka engkau kagum kepadanya, dan jika engkau pergi darinya (tidak berada di sisinya) engkau akan merasa aman atas dirinya dan hartamu. Dan di antara kesengsaraan adalah wanita yang apabila engkau memandangnya engkau merasa enggan, lalu dia melontarkan kata-kata kotor kepadamu, dan jika engkau pergi darinya engkau tidak merasa aman atas dirinya dan hartamu.” (HR. Ibnu Hibban dan lainnya dalam As-Silsilah ash-Shahihah hadits 282)
Sadarku akan siapa diriku…sudah baik kah lahir dan batin ini?? teramat jauh rasanya dari apa yang aku tau tengah di dambanya…
“Dan isteri shalehah yang menolongmu atas persoalan dunia dan agamamu adalah sebaik-sebaik (harta) yang disimpan manusia.” (HR. Baihaqi dalam Syu’abul Iman, Shahihul jami’ 4285)
Kurasa tugasku bukanlah mencari dimana hadirmu, tapi mempercantik lahir dan batinku dulu…membaikkan akhlaq dan meluruskan niat ku…agar aku bisa mengimbangi shalih mu dengan menshalehahkan diriku…karena ku yakin nanti kau pasti kan datang menjemputku…
Ku tau dimana dirimu berada, “meski ku tak tau pasti kau siapa…bagaimanapun kau yang sebenarnya…dasar jiwaku berkata, aku hanya ingin setia…”
Ku tau bahwa kaum ku adalah pemulia kehidupan yang keindahan nya pangkal dari segala keindahan dan magnetic bagi laki-laki yang memandang
“Namun, ku tak ingin hanya sebatas indah dalam pandangan, sedang membosankan setelah berdekatan…
ku ingin menjadi wanita mulia yang tau bagaimana cara memuliakan dirinya dan memuliakan pemilik tulang rusuknya
tau bagaimana cara menjaga harta dan mendidik keturunan nya
tau apa yang bisa menyenangkan mu, dan tak melakukan apa yang menjadikan murkamu…
Ku ingin hadirku kan jadi penyejuk jiwamu…kata2 ku tak membosankan mu, sosok ku selalu kau rindu dan dengan memilikiku seolah kau tak butuh lagi akan dunia dan seisinya…”
Ku rasa tak mudah untuk bisa menjadi yang seperti itu…tapi ku rasa sudah seharusnya aku berbenah diri jika ingin menjadi perhiasan mu…
…aku ingin jadi SHALEHAH…
bukan hanya untuk diriku sendiri, tapi untuk mu, untuk keturunan kita…dan tentu untuk Allah Ta’ala…
aku wanita biasa…yang sedang berbenah diri untuk menjadi mulia…untukmu…yang jauh disana…
“…cinta yang bermanfaat ialah yang bisa mendorong pelaku cinta pada pencarian kesempurnaan…”
ku tau penantian ini tidaklah sia-sia, penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpun bayangkan…Tuhan dalam segala hikmah_Nya memintaku menunggu, karena alasan yang penting...
Ahad, 18 Ramadhan 1431 H
22:13 (290810)
My best regards to you
Scarlet Khansa Alzema

Tidak ada komentar:
Posting Komentar